Jika Tuntutan Warga Lengayang Tidak Dikabulkan, Massa Akan Datang Lebih Banyak Lagi

  • Whatsapp
Foto : Warga Lengayang saat melakukan unjuk rasa di Kantor Camat setempat

LINTASREPUBLIK.COM – Aliansi Masyarakat Lengayang (AML), berencana akan kembali menggelar unjuk rasa dengan jumlah yang lebih besar, jika tuntutan mereka tidak dikabulkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang masyarakat Lengayang Jubir, menurutnya Bupati harus mencopot jabatan Jamalus sebagai Camat Lengayang.

Bacaan Lainnya

“Kami sebagai masyarakat Lengayang berharap Bupati Pesisir Selatan bersedia mencopot Jamalus sebagai Camat Lengayang,” ucap Jubir kepada lintasrepublik.com, Selasa 18/12/2022.

Jubir menyebut, sejak Jamalus menjabat sebagai Camat Lengayang, daerah tersebut tidak lagi kondusif.

“Tentu kami akan follow up tuntutan kami, yang jelas pekan depan kami turun lagi, jika Jamalus tetap menjadi Camat Lengayang,” sebut Jubir.

Jubir berjanji, massa Aliansi Masyarakat Lengayang (AMAL) yang datang pekan depan lebih banyak, mereka semua bersatu.

“Mungkin kisaran diangka 1.000 sampai dengan 2.000 massa akan datang untuk melakukan unjuk rasa di Kantor Camat Lengayang, jika tuntutan kami hari ini tidak dikabulkan,” ungkap Jubir.

Sebelumnya diberitakan, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lengayang (AMAL) melakukan unjuk rasa di Kantor Camat setempat Selasa (18/1), massa menuntut Jamalus dicopot dari jabatannya sebagai Camat Lengayang.

“Jadi keinginan kami cuma satu, mundur Camat Lengayang,” ucap koordinator aksi Hamzah Jamaris.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pesisir Selatan, Hardi Darma Putra mengatakan, Camat Lengayang dinonaktifkan namun harus menunggu persetujuan Bupati.

“Camat lengayang atas nama Jamalus telah dinonaktifkan, sembari menunggu keputusan Bupati,” tutur Hardi.

Mendengar ucapan dari Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pesisir Selatan itu, massa mulai membubarkan diri secara tertib sekira pukul 11.00 Wib.

Diketahui masyarakat Lengayang melakukan unjuk rasa setelah viralnya sebuah tulisan disalah satu media sosial facebook yang dibuat oleh akun Jamalus Jamal Us diduga milik Jamalus, (Camat Lengayang saat ini), akun tersebut menyeret nama mantan Bupati Pesisir Selatn H. Hendrajoni, SH, MH (HJ).

“Keluarga dan sanak HJ ma sanak, urang lah kalah yang tidak mengakui kekalahan, bantuak ayahnyo yang punyo kekuasaan,” tulis Jamalus di kolam komentar facebook.

Kemudian tidak itu saja dalam lanjutannya Jamalus juga menyebut orang Yahudi non muslim Pesisir Selatan suka memfitnah.

“Hati-hati orang Yahudi non Muslim di Pessel, suka memfitnah, mengadu domba, menjelek-jelekan sesama Muslim,” sambung tulisan Jamalus.

(***)

Tinggalkan Balasan