Banjir Tak Kunjung Usai Warga Tapan Temui Gubernur Sumbar

  • Whatsapp
Suasana Banjir Tapan

LINTASREPUBLIK.COM –  Perwakilan warga dari dua Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan, temui Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) H. Mahyeldi Ansharullah, SP, di Istana Gubernur, Kamis 27/5/2021.

Mereka datang menemui Gubernur terkait daerah nya sering mengalami kebanjiran, mereka berasal dari Nagari Binjai Tapan dan Kampung Tengah Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, dua Nagari itu adalah yang paling parah kena dampak banjir meluapnya Sungai Batang Tapan.

Bacaan Lainnya

“Ini bukan soal banjir lagi tetapi ini berpindahnya sungai Batang Tapan ke dalam nagari, khususnya dua nagari tadi yang lebih urgent”, ucap salah seorang perwakilan warga, Cendra Hardi Nurba.

Ia mengatakan usaha yang ia lakukan ini bisa meredam keresahan warga yang setiap hari kena ancaman banjir, setidaknya dari 11 nagari yang berlangganan dengan banjir itu ada sekitar 10 ribu penduduk.

“Banjir ini sudah berulang-ulang, yang rutin ini 3 pekan belakangan, setiap hari sekarang banjir, bahkan hari ini juga banjir”, jelasnya.

Menurutnya masyarakat setempat telah mengalami kerugian yang sangat besar akibat banjir tersebut, banjir besar terjadi pada tahun 2005 kemudian tahun 2013, bahkan ada jembatan putus dan sampai sekarang belum dibangun kembali.

Ia menyebut banjir itu diakibatkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah Illegal Logging yang marak dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab di Hulu Sungai Tapan, ia berharap perlunya penegakkan hukum kepada pelaku Illegal Logging itu.

Kemudian Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, SP mengatakan, saat ini Pemprov Sumbar sudah mengangarkan dana untuk untuk penanganan banjir tersebut untuk jangka pendek.

“Kita sudah sediakan dana nanti dalam jangka pendek, kita sudah rencanakan kegiatan darurat, insyallah minggu depan membuat bendungan sementara”, terangnya. (***)

Tinggalkan Balasan