LINTASREPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memperkuat kesiapsiagaan bencana dari lingkungan sekolah. Sebanyak 400 guru dan kepala sekolah SD-SMP se-Pesisir Selatan mengikuti Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Batch 2.
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni, SH, MH di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (23/9/2026).
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Salim Muhaimin, S.Pd, M.Pd dan Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Armen, AP., M.M.
Dalam arahannya, Bupati Hendrajoni menegaskan, kesiapsiagaan tidak cukup hanya menjadi pengetahuan, tapi harus menjadi kemampuan nyata bagi setiap pendidik.
“Guru dan kepala sekolah adalah garda terdepan di sekolah. Jika bencana terjadi, mereka yang pertama melindungi anak-anak kita,” ujar Hendrajoni.
Ia mengingatkan, Pesisir Selatan dengan 15 kecamatan memiliki karakter geografis yang berbeda dan tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Karena itu kesiapan harus dibangun sejak dini, agar tidak panik saat bencana benar-benar terjadi.
Bupati berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial saja. Ilmu yang didapat harus langsung diterapkan di sekolah dan diajarkan kepada peserta didik, sehingga sekolah menjadi pusat edukasi mitigasi bencana.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Salim Muhaimin menilai pelatihan ini sangat penting. Menurutnya, satuan pendidikan memiliki tanggung jawab besar untuk menjamin keselamatan siswa dalam kondisi darurat.
Melalui Batch 2 ini, 400 guru dan kepala sekolah diharapkan menjadi penggerak budaya sadar bencana di sekolah masing-masing. (Nanda)






