Satpolairud Polres Pessel, Evakuasi Jenazah ABK KM. Praka Tama Lengayang

  • Whatsapp
Foto : petugas evakuasi jenazah ABK KM. Praka Tama Lengayang

LINTASREPUBLIK.COM –  Personel Polairud Polres Pesisir Selatan Sumatera Barat, berhasil mengevakuasi jenazah Anak Buah Kapal (ABK) KM. Praka Tama Lengayang , Kamis 5/8/2021.

Korban bernama Syahrial (50), jenazahnya ditemukan oleh seorang nelayan bernama Hen dalam keadaan terapung di perairan Pulau Beringin Kecamatan Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan sekitar pukul 11.00 Wib.

Bacaan Lainnya

“Hen melaporkan melalui HP bahwa nelayan payang menemukan mayat dalam keadaan terapung di perairan Pulau Beringin Kecamatan Linggo Sari Baganti,” ucap Kasat Polairud Polres Pessel, IPTU, Rosa Harisman.

Kasat menambahkan, dengan adanya laporan tersebut, pihaknya langsung menelusuri laporan itu dan ternyata mayat tersebut seorang ABK Kapal KM. Praka Tama.

“Kapal tersebut beranggotakan 3 orang termasuk korban, kemudian Ambin (50) sebagai Nakhoda Kapal warga Gurun Panjang Lakitan, dan Amin, (50), Warga Daratan Marantiah Lakitan”, jelas Kasat.

Dari informasi yang dihimpun Satpolairud, Kapal KM. Praka Tama berangkat dari Muara Sungai Kambang Rabu (4/8), sekitar jam 16.00 wib melakukan penangkapan ikan, namun ditengah perjalanan menjelang Pulau Beringin sekitar jam 20.00 Wib Kapal tersebut di hantam oleh gelombang sehingga korban terlempar kelaut.

“Berhubung karena keluarga korban tidak mau untuk dilakukan Visum Luar, sehingga jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan pemakaman,” terang kasat.

Kasat menghimbau kepada nelayan agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas melaut, karena akhir-akhir ini cuaca sedang tidak baik.

“Alhamdulillah korban sudah dievakuasi kerumah duka, kami menghimbau dalam pelayaran kapal perlu kesiapsiagaan cuaca, ombak dan alat keselamatan tentunya, terlebih cuaca tidak menentu akhir-akhir ini,” tutup Kasat. (***)

Tinggalkan Balasan