LINTASREPUBLIK.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesisir Selatan menerima audiensi dan silaturahmi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (15/9/2026). Pertemuan berlangsung hangat di Aula Kejari Pesisir Selatan.
Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan, Mohd. Radyan, S.H., M.H., beserta jajaran.Sementara dari PWI Pessel hadir Ketua PWI Pessel, Robby Octora Romanza, bersama jajaran pengurus periode 2026-2029.
Dalam sambutannya, Mohd. Radyan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Pessel yang telah menggagas pertemuan ini. Menurutnya, momen silaturahmi ini sangat penting untuk mempererat kemitraan antara penegak hukum dan insan pers.
Kajari menilai, peran media saat ini sangat vital sebagai sarana mencerdaskan masyarakat.Ia berharap media dapat menyajikan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan berdasarkan fakta serta data di lapangan, bukan berita hoaks.
“Kami berharap PWI Pessel bisa menjadi mitra untuk mengedukasi masyarakat dan menjadi kekuatan baru dalam mengimbangi maraknya berita hoaks,” ujar Mohd. Radyan.
Ia juga menegaskan, Kejari Pessel berkomitmen untuk terbuka terhadap informasi publik.Pihaknya siap menerima masukan, saran, dan kritik yang membangun demi perbaikan kinerja Kejari Pessel ke depan.
Terkait penanganan perkara, Kajari memastikan setiap perkara yang ditangani Kejari Pesisir Selatan akan disampaikan secara transparan sesuai aturan, tahapan, dan proses yang diatur dalam undang-undang.
“Kami pastikan Kejari Pessel komitmen dalam penegakan hukum,” tegasnya.
Mohd. Radyan berharap audiensi ini tidak berhenti sampai di sini.Ia menginginkan sinergitas dan kemitraan antara Kejari dan PWI Pessel terus berlanjut melalui kegiatan-kegiatan non-formal di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua PWI Pessel Robby Octora Romanza mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Kejari Pessel.
Robby menegaskan, sebagai fungsi kontrol sosial, media memiliki tanggung jawab untuk menyajikan setiap peristiwa secara akurat, berimbang, dan sesuai fakta di lapangan dengan tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers.
“Ke depan, kami berharap audiensi, silaturahmi, dan kemitraan antara PWI Pessel dan Kejari Pessel bisa terus terjalin lebih erat,” kata Robby.
PWI Pessel, lanjutnya, juga terbuka menerima masukan apabila ada anggotanya yang dalam pelaksanaan tugas jurnalistik dinilai melanggar kode etik, demi kebaikan organisasi ke depan.
Pada kesempatan tersebut, Robby juga memaparkan sejumlah program kerja PWI Pessel, salah satunya program KOPI-Pessel.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu Sekretaris PWI Pessel, Rega Desfinal, dan ditutup dengan foto bersama. (***(






