Nomor Urut 4 di Pilwana, Hengky Fernandes Usung Visi Pemerintahan Terbuka dan Berpihak ke Masyarakat

Batang Kapas – Tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak 2026 di Kabupaten Pesisir Selatan terus berlanjut.Salah satu calon yang telah resmi mendapatkan nomor urut adalah Hengky Fernandes, S.Pd.I, yang maju sebagai calon Wali Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas. Ia memperoleh nomor urut 4.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Imam Andes itu memaparkan fokus perjuangannya jika mendapat kepercayaan dari masyarakat.Gagasan utama yang ia bawa meliputi pembenahan tata kelola pemerintahan nagari yang lebih terbuka, penguatan mutu pelayanan publik, pembangunan yang berkesinambungan, serta penguatan peran masyarakat dalam setiap program nagari.

Bacaan Lainnya

Menurut Hengky, keputusannya untuk maju tidak lepas dari dorongan dan aspirasi warga yang menginginkan sosok pemimpin yang dekat, mudah ditemui, dan mau mendengarkan masukan dari berbagai kalangan.

“Pembangunan di nagari harus melibatkan semua pihak,tidak boleh ada sekat, keterbukaan dan kebersamaan adalah kunci,” ungkapnya.

Ia menilai kemajuan Sungai Nyalo IV Koto Mudiek tidak bisa hanya diukur dari pembangunan fisik saja.Kualitas pelayanan di kantor wali nagari dan peningkatan kesejahteraan warga juga menjadi faktor penentu.

Salah satu program prioritas yang menjadi perhatiannya adalah pelayanan administrasi yang lebih cepat, jelas, dan memudahkan masyarakat.Ia ingin memastikan setiap urusan warga dapat diselesaikan secara transparan dan tepat sasaran tanpa berbelit-belit.

Di luar sektor pelayanan, Imam Andes juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan generasi muda, serta perhatian terhadap sektor pendidikan, pertanian, dan usaha produktif masyarakat.

Dalam konteks pemerintahan,Imam Bandaro Suku itu menegaskan pentingnya prinsip musyawarah.Ia akan melibatkan ninik mamak, alim ulama, tokoh pemuda, bundo kanduang, dan seluruh elemen masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan strategis di nagari.

Terkait pelaksanaan Pilwana, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan. Perbedaan dukungan adalah hal yang wajar dalam demokrasi dan harus disikapi dengan saling menghormati.

“Kita semua adalah keluarga besar Sungai Nyalo IV Koto Mudiek. Mari jaga Pilwana ini tetap aman, tertib, dan penuh kekeluargaan,” katanya.

Jika diberikan amanah, Hengky Fernandes menyatakan kesiapannya untuk bekerja sepenuh hati demi mewujudkan nagari yang maju, sejahtera, transparan, dan bermartabat.

“Pembangunan tidak akan berhasil tanpa kebersamaan. Bila amanah itu dititipkan kepada saya, insya Allah saya akan mengabdi dengan sepenuh hati. Dari nagari, untuk nagari, mari kita melangkah dan berubah bersama untuk masa depan yang lebih baik.Dengan membawa semangat,dari Nagari,untuk Nagari, bersama melangkah,bersama berubah”.

Untuk diketahui, Pilwana serentak di Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2026 ini akan diikuti oleh 93 nagari, dengan jadwal pemungutan suara pada 21 Oktober 2026 sesuai informasi dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. (Nanda)

Pos terkait