Usai Dikunjungi Kapolsek, Keluarga Korban Perundungan Pelajar di Pesisir Selatan Lapor Polisi

  • Whatsapp
Foto : Keluarga korban perundungan di Pesisir Selatan lapor Polisi

LINTASREPUBLIK.COM – Kapolsek Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan Iptu Budi Saputra didampingi Kanit Intelkam dan anggota lainnya mengunjungi keluarga korban perundungan berinisial AAA (14) di Kampung Lubuk Aur, Nagari Aur Begalung Talaok, Jumat 21/6/2024 malam.

Hal itu dilakukan pasca video perundungan yang menimpa siswa MTSN 2 Pesisir Selatan tersebut viral di media sosial.

Budi menyebut, kehadiran dirinya dirumah korban perundungan tersebut untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.

“Kami menyarankan keluarga korban untuk melaporkan kejadian ini secara resmi, kami akan memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai dengan prosedur dan hukum yang berlaku,” sebut Budi.

Atas saran Budi tersebut, akhirnya keluarga korban perundungan dan penganiayaan di MTsN 2 Pesisir Selatan itu resmi melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Pada hari yang sama, laporan resmi telah diterima oleh KA SPKT Polsek Bayang, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Bayang segera mengambil langkah-langkah penyelidikan untuk mengusut tuntas kasus ini.

Tindakan cepat pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan mencegah kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Kejadian perundungan dan penganiayaan ini menjadi perhatian publik setelah video kekerasan tersebut tersebar luas di media sosial, memicu keprihatinan dan kecaman dari berbagai pihak.

Keluarga korban berharap, agar pelaku dapat dikenakan sanksi yang sesuai serta kejadian serupa tidak terjadi lagi di lingkungan sekolah.

Seperti diberitakan sebelumnya, heboh beredar video perundungan atau bullying terhadap seorang siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) yang diduga dilakukan teman-teman korban dilingkungan sekolah tersebut.

Kejadian ini bermula pada Kamis, (20/6), sekitar pukul 11.00 WIB di belakang kedai milik Ayak di Kampung Talaok, Kecamatan Bayang.

AAA bersama tiga temannya, OF, K, dan H, menjadi korban perundungan oleh dua siswa MTsN 2 Pesisir Selatan, yakni HI (14) dan MH (14).

Motif kekerasan tersebut diduga karena pelaku sakit hati setelah tanpa sengaja AAA mengenai kaki mereka saat bermain bola dalam kegiatan class meeting di sekolah. (***)