Refleksi Hari Lahir Pancasila, Kadis PUPR Pessel Jadikan Keadilan Sosial Sebagai Kompas Pembangunan Infrastruktur

Oplus_131072

LINTASREPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terus berkomitmen menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai landasan utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah. Semangat kebersamaan yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan, Jaferi, ST., MT., dalam amanatnya pada peringatan Hari Lahir Pancasila. Ia menegaskan bahwa Pancasila bukanlah sekadar hafalan atau slogan seremonial, melainkan sebuah ideologi kerja nyata yang harus diimplementasikan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat di ranah Pessel.

Bacaan Lainnya

“Pancasila mengajarkan kita tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bagi kami di Dinas PUPR, keadilan ini diterjemahkan secara konkret melalui pemerataan pembangunan infrastruktur. Jalan yang mulus, jembatan yang kokoh, serta fasilitas air bersih yang merata di setiap kecamatan, mulai dari pusat kota Painan hingga ke nagari-nagari terjauh, merupakan bentuk nyata dari pengamalan sila kelima tersebut,” ujar Jaferi dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Jaferi menyoroti pentingnya semangat gotong royong (Sila Ketiga) yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Menurutnya, percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pesisir Selatan tidak akan terwujud tanpa adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan (stakeholder), dan seluruh lapisan masyarakat.

“Sinergi dan kolaborasi adalah esensi dari gotong royong. Dalam pelaksanaan berbagai program strategis daerah, partisipasi aktif masyarakat sangat kami butuh kan, baik dalam proses perencanaan hingga pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun. Mari kita jaga dan rawat bersama hasil-hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dinikmati oleh generasi penerus kita,” tutur Jaferi.

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, Dinas PUPR Pessel juga menekankan bahwa tantangan geografis Pesisir Selatan yang membentang dari utara ke selatan menuntut aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga teknis untuk bekerja lebih keras, cerdas, dan ikhlas. Nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab (Sila Kedua) juga menjadi pedoman bagi dinas PUPR dalam memastikan bahwa setiap pembangunan harus berwawasan lingkungan dan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup warga.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi momentum refleksi bagi kita semua di lingkungan Dinas PUPR Pessel untuk terus berbenah, meningkatkan integritas, dan memberikan pelayanan publik yang lebih prima. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan fondasi dalam mewujudkan Kabupaten Pesisir Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkap Jaferi.

Dengan semangat Pancasila, Dinas PUPR Pesisir Selatan optimis dapat terus mengakselerasi berbagai proyek strategis, membuka keterisoliran wilayah, serta mendukung konektivitas antar-kawasan guna mendongkrak perekonomian lokal di masa depan. (Nanda)

Pos terkait