LINTASREPUBLIK.COM – Sebuah rumah pondok dan kandang sapi milik warga di Lubuk Agung, Kampung Laban, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan ludes terbakar pada Sabtu, 11 Juli 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa ini menghanguskan satu unit rumah pondok ukuran 4×6 meter dan satu unit kandang sapi beserta isinya 2 ekor sapi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kapolsek IV Jurai IPTU Budi Setiawan, S.H. mengatakan, berdasarkan keterangan pemilik, kebakaran diduga bermula pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
Saat itu korban atas nama Jasril panggilan Jon (71),meninggalkan rumah pondoknya untuk pulang ke rumah utama di KLK Rimbo Panjang. Kondisi lampu pelita masih menyala dan kompor sudah dalam keadaan padam.
“Dua hari kemudian, tepatnya Sabtu 11 Juli 2026 sekitar pukul 14.00 WIB, warga melihat kepulan asap dan api dari arah pondok milik korban. Warga langsung berupaya memadamkan api secara gotong royong, namun api sudah terlanjur besar,” ujar Kapolsek saat dihubungi, Sabtu sore.
Mendapat informasi kejadian, Kapolsek IV Jurai bersama Pawas Polres Pessel IPDA Hendra Susanto, anggota SPKT Polres Pesisir Selatan, dan personel Polsek IV Jurai langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP.
Petugas juga berkoordinasi dengan Wali Nagari Salido, Damkar, dan BPBD Pesisir Selatan untuk pendataan kerugian.
Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta. Untuk korban jiwa nihil,” jelas IPTU Budi Setiawan.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di pondok atau ladang, agar lebih berhati-hati dan memastikan semua sumber api seperti lampu, kompor, dan colokan listrik dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Kami minta masyarakat lebih waspada pastikan kompor, lampu, dan arus listrik dipadamkan saat meninggalkan rumah atau pondok untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah aman dan kondusif. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (Nanda)






