Pessel Jadi Tuan Rumah Catur dan Sepak Takraw Porprov 2026, M. Adli: Momentum Dongkrak Ekonomi Masyarakat

PESISIR SELATAN – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 tak hanya menjadi panggung bagi para atlet untuk memburu prestasi. Bagi Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), kepercayaan menjadi tuan rumah cabang olahraga (cabor) Catur dan Sepak Takraw juga membuka peluang perputaran ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Ratusan atlet, official, pelatih, panitia dan pendukung kontingen yang datang ke Pesisir Selatan selama pelaksanaan pertandingan diperkirakan akan memberikan dampak langsung terhadap berbagai sektor usaha masyarakat.

Bacaan Lainnya

Mulai dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), rumah makan, pedagang kuliner, pemilik hotel dan penginapan, transportasi, hingga pelaku usaha jasa lainnya berpotensi mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas selama Porprov berlangsung.

Ketua Umum KONI Kabupaten Pesisir Selatan, M. Adli, mengatakan pihaknya memastikan kesiapan daerah dalam menyambut seluruh peserta yang akan mengikuti pertandingan Catur dan Sepak Takraw di Pesisir Selatan.

Menurutnya, menjadi tuan rumah tidak hanya menyangkut kesiapan venue dan kelancaran pertandingan, tetapi juga bagaimana kehadiran para peserta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

“Kami di KONI Pessel siap melayani dengan sebaik-baiknya. Prinsipnya, kami ingin memastikan seluruh atlet, official, dan pendukung yang datang merasa aman, nyaman, dan pertandingannya berjalan lancar,” ujar M. Adli di Painan, Minggu (4/10/2026).

Ia menyebut, kehadiran peserta Porprov di Pesisir Selatan merupakan peluang yang harus dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat. Aktivitas pertandingan yang berlangsung selama beberapa hari kedepan akan membuat mobilitas masyarakat meningkat, dan secara otomatis mendorong aktivitas ekonomi di daerah.

“Ini bukan hanya soal pertandingan olahraga. Ada dampak ekonomi yang ikut bergerak. Ketika atlet dan official datang, mereka tentu membutuhkan tempat menginap, makan, transportasi dan berbagai kebutuhan lainnya. Ini menjadi peluang bagi masyarakat kita, terutama UMKM dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Menurut M. Adli, perputaran ekonomi tersebut diharapkan dapat dirasakan secara luas. Pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum Porprov untuk menawarkan produk makanan, minuman, oleh-oleh maupun berbagai produk unggulan daerah kepada para tamu yang datang dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Begitu pula pemilik hotel dan penginapan yang akan mendapatkan tambahan permintaan kamar selama peserta berada di Pesisir Selatan. Sektor kuliner, transportasi, jasa, perdagangan dan usaha kecil lainnya juga berpotensi ikut terdorong.

“Harapan kita, masyarakat jangan hanya menjadi penonton. Manfaatkan momentum ini dengan memberikan pelayanan yang baik kepada tamu-tamu kita. Jaga kualitas, harga yang wajar, keramahan dan kenyamanan. Kalau mereka puas, tentu Pesisir Selatan juga yang mendapatkan citra positif,” ucapnya.

Bagi KONI Pessel, kepercayaan sebagai tuan rumah dua cabor tersebut merupakan kesempatan untuk menunjukkan bahwa Pesisir Selatan tidak hanya mampu menyelenggarakan pertandingan olahraga, tetapi juga mampu menjadi daerah tujuan yang ramah bagi para tamu.

Karena itu, KONI terus membangun koordinasi dengan panitia pelaksana, pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk memastikan seluruh kebutuhan peserta dapat terpenuhi dengan baik.

M. Adli menegaskan, kesuksesan penyelenggaraan Porprov di Pesisir Selatan harus dilihat secara lebih luas. Tidak hanya dari kelancaran pertandingan dan prestasi atlet, tetapi juga dari sejauh mana momentum tersebut mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini momentum bagi kita untuk menunjukkan bahwa Pesisir Selatan mampu menjadi tuan rumah yang baik, ramah, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta. Kalau pertandingan sukses, tamu nyaman, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak, tentu itu menjadi keberhasilan kita bersama,” tutur M.Adli.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga suasana kompetisi tetap kondusif. Sportivitas, ketertiban dan keramahan menjadi hal penting agar para atlet dan official yang datang mendapatkan pengalaman yang baik selama berada di Pesisir Selatan.

“Kita ingin semua pertandingan berjalan sportif, tertib dan sukses. Porprov bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi antardaerah. Kita ingin para tamu yang datang ke Pessel membawa pulang kesan yang baik,” ujarnya.

Dengan hadirnya peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat, Porprov XVI diharapkan menjadi salah satu momentum yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal. Uang yang dibelanjakan peserta selama berada di daerah akan berputar pada berbagai sektor usaha masyarakat.

Bagi pedagang makanan, misalnya, meningkatnya jumlah konsumen menjadi peluang menambah pendapatan. Bagi pemilik penginapan, kedatangan kontingen menjadi tambahan okupansi. Sementara bagi pelaku UMKM, Porprov menjadi ruang promosi langsung untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat dari luar daerah.

Momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Pesisir Selatan memperkenalkan potensi daerahnya. Para atlet, official dan pendukung kontingen yang datang tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga berpeluang mengenal kuliner, produk UMKM serta destinasi wisata yang dimiliki Pesisir Selatan.

KONI Pessel berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil peran dalam menyukseskan pelaksanaan Porprov, termasuk dengan memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu yang datang.

“Yang kita kejar bukan hanya sukses pertandingan. Kita ingin Porprov ini memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat. Ekonomi bergerak, UMKM mendapatkan pasar, penginapan terisi, usaha kuliner meningkat dan Pesisir Selatan semakin dikenal,” kata M. Adli.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pesisir Selatan optimistis pelaksanaan Catur dan Sepak Takraw sebagai bagian dari Porprov XVI Sumatera Barat 2026 dapat berlangsung sukses, sekaligus menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat citra Pesisir Selatan sebagai daerah yang ramah bagi tamu dan kegiatan olahraga. (***)

Pos terkait