RESES DI SMAN 2 BATANG KAPAS, DONI HASRIVA YANDRA SERAP ASPIRASI PENDIDIKAN DAN TINJAU SUNGAI BATANG TUIK RAWAN BANJIR

Oplus_131072

LINTASREPUBLIK.COM – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Doni Hasriva Yandra, S.IP., ME, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat Sumatera Barat, melaksanakan kegiatan reses masa persidangan ketiga tahun 2025/2026 di SMAN 2 Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Doni Hasriva Yandra untuk turun langsung ke tengah masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan, guna menyerap aspirasi, mendengarkan berbagai kebutuhan serta melihat secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Doni disambut oleh Kepala SMAN 2 Batang Kapas, majelis guru, siswa-siswi, Ketua Komite Sekolah beserta anggota komite. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Pihak sekolah menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan, dukungan terhadap kegiatan siswa, hingga berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan dan kenyamanan proses belajar mengajar.

Doni Hasriva Yandra mengatakan, reses merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat.

“Reses ini merupakan kesempatan bagi kami untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan dan harapan mereka. Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan dan bahan untuk kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada,” ujar Doni.

Sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat yang salah satu bidang tugasnya berkaitan dengan sektor pendidikan, Doni menegaskan bahwa perhatian terhadap dunia pendidikan harus terus ditingkatkan.

Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan tempat membentuk karakter, kedisiplinan serta jiwa kepemimpinan generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Doni juga memberikan perhatian khusus kepada organisasi kesiswaan, khususnya Ketua OSIS SMAN 2 Batang Kapas. Sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas dan kepemimpinan siswa, Doni menyampaikan pembebasan uang komite bagi Ketua OSIS.

Pembebasan uang komite tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Ketua OSIS untuk terus aktif menjalankan amanah, berprestasi serta menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya.

“Ini bentuk perhatian kecil dari kami. Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi Ketua OSIS untuk terus aktif, berprestasi dan menjadi teladan bagi siswa-siswi lainnya,” ungkapnya.

Doni juga mengajak seluruh siswa untuk terus belajar, menjaga kedisiplinan dan memanfaatkan masa sekolah dengan berbagai kegiatan positif. Ia berharap generasi muda tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga karakter, kepedulian sosial dan kemampuan kepemimpinan.

TINJAU BATANG SUNGAI TUIK

Usai melaksanakan kegiatan reses di SMAN 2 Batang Kapas, Doni Hasriva Yandra tidak langsung meninggalkan wilayah tersebut. Ia melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung kondisi Batang Sungai Tuik yang selama ini menjadi salah satu perhatian masyarakat setempat karena dinilai rawan mengalami banjir.

Dalam peninjauan tersebut, Doni didampingi Wali Nagari, kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta masyarakat setempat. Mereka bersama-sama melihat kondisi aliran dan badan sungai sekaligus mendengarkan secara langsung keluhan masyarakat terkait ancaman banjir yang kerap menghantui warga di sekitar aliran Batang Sungai Tuik.

Masyarakat menyampaikan harapan agar pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi sungai tersebut, terutama melalui upaya normalisasi Batang Sungai Tuik.

Normalisasi sungai dinilai penting untuk memperlancar aliran air, mengurangi risiko luapan sungai serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan tersebut, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam kesempatan itu, Doni Hasriva Yandra mendengarkan langsung berbagai keluhan dan harapan masyarakat. Menurutnya, persoalan infrastruktur dan pengendalian banjir merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian serius karena menyangkut keselamatan serta kenyamanan masyarakat.

Ia mengatakan, aspirasi masyarakat terkait kondisi Batang Sungai Tuik akan menjadi catatan untuk dibawa dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“Kita melihat langsung kondisi Batang Sungai Tuik ini. Masyarakat menyampaikan bahwa sungai ini rawan banjir dan berharap adanya normalisasi. Aspirasi ini tentu akan menjadi catatan bagi kami untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran yang ada,” kata Doni.

Ia menambahkan, kunjungan lapangan seperti ini penting dilakukan agar persoalan yang disampaikan masyarakat tidak hanya diketahui dari laporan, tetapi dapat dilihat secara langsung kondisi di lapangan.

Menurut Doni, sinergi antara masyarakat, pemerintah nagari, pemerintah daerah dan DPRD sangat dibutuhkan dalam menangani berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Masyarakat setempat berharap aspirasi terkait normalisasi Batang Sungai Tuik dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah, sehingga potensi banjir dapat diminimalisir dan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai dapat merasa lebih aman.

Rangkaian kegiatan reses Doni Hasriva Yandra tersebut menjadi momentum untuk menyerap aspirasi secara langsung, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga menyangkut persoalan infrastruktur dan lingkungan yang dihadapi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Doni menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan persoalan dari bawah serta memperjuangkan aspirasi yang disampaikan masyarakat sesuai dengan kewenangan dan kapasitasnya sebagai anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. (Nanda)

Pos terkait