LINTASREPUBLIK.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Sri Kumala Dewi, S.Pd.I, memberikan pelatihan menjahit mukena bagi korban bencana banjir di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), beberapa waktu yang lalu.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik atau bahkan memulai usaha mandiri,” kata Dewi kepada lintasrepublik.com, Senin 02/2/2026.
Dewi berharap, program ini dapat memberikan kontribusi dalam mengarungi angka kemiskinan dan pengangguran khususnya di Kecamatan Bayang Utara.
“Melalui pelatihan usaha menjahit mukena ini, akan memberikan ruang baru bagi ibu-ibu korban bencana untuk kembali bangkit, di balik kehilangan dan ketidakpastian pascabencana, mereka tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga motivasi nyata untuk membangun kemandirian ekonomi,” tutur Dewi.
Dewi menegaskan bahwa keterampilan yang diajarkan tersebut menjadi bekal usaha yang relevan, berkelanjutan, dan bisa dijalankan dari Hunian Sementara (HUNTARA).
Menurut salah seorang peserta mengatakan bahwa langkah ini menunjukkan cara pandang yang lebih visioner dalam merespons bencana, dengan membina keterampilan wirausaha, politisi PDIP itu menghadirkan kesempatan untuk berdiri kembali dengan usaha sendiri, tanpa ketergantungan berkepanjangan pada bantuan.
Ia menyebut, sebagai perempuan, Sri Kumala Dewi dikenal aktif membina wirausaha bagi kaum ibu, pendekatan ini menempatkan perempuan bukan sebagai objek bantuan, tetapi sebagai subjek Pembangunan, ibu-ibu diberi kepercayaan, kapasitas, dan ruang untuk berdaya, bahkan dalam kondisi paling sulit sekalipun.
“Apa yang dilakukan ibu Sri Kumala Dewi layak mendapatkan apresiasi luas dan dukungan dari berbagai pihak, di saat banyak respons bencana masih berkutat pada bantuan sesaat, langkah ini menawarkan solusi yang lebih berjangka panjang. Membantu masyarakat korban bencana menemukan kembali arah,” pungkasnya. (***)






