Gegara Narkoba, Dua Pria Asal Pesisir Selatan Ditangkap Polisi

Oplus_131072

LINTASREPUBLIK.COM – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengamankan dua pria yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika.

Kedua pria itu ditangkap di dua lokasi yang berbeda pada Selasa 13/1/2026.

Bacaan Lainnya

Penangkapan pertama menyasar seorang pria berinisial D (31) di Kampung Koto Rawang, Kecamatan Lengayang, sekitar pukul 15.30 Wib, melalui strategi pembelian terselubung.

“Petugas berhasil meringkus pelaku beserta barang bukti satu paket besar dan dua paket kecil ganja kering, timbangan digital, serta ranting ganja yang disimpan di dalam kamarnya,” kata Kasat Res Narkoba Polres Pesisir Selatan, AKP, Hardi Yasmar, SH.

Kemudian Operasi penangkapan berlanjut pada pukul 23.00 Wib di sebuah rumah di Kampung Sei Sirah, Kecamatan Sutera, dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan pria berinisial YU (29) yang tengah berada di dalam kamar.

“Dari hasil penggeledahan, Polisi menemukan satu paket kecil sabu dalam plastik klip bening beserta satu set alat hisap (bong),” tutur Hardi.

Hardi menegaskan bahwa, kedua penangkapan ini merupakan respons cepat pihak kepolisian atas informasi masyarakat yang resah terhadap aktivitas peredaran gelap narkotika di lingkungan mereka.

“Saat ini, kedua tersangka telah dibawa ke Mapolres Pesisir Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap jaringan pemasok barang haram tersebut,” tutur Hardi.

Hardi menyebut, selain paket narkotika, Polisi juga menyita unit telepon genggam milik kedua pelaku sebagai sarana komunikasi transaksi.

Menurut Hardi, penangkapan ini mempertegas komitmen Polres Pesisir Selatan dalam memberantas segala bentuk peredaran narkoba tanpa pandang bulu demi menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Hardi memastikan bahwa proses penyidikan terhadap kedua pelaku akan dilakukan secara tuntas sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi akurat terkait peredaran narkoba agar tindakan penangkapan dapat segera dilakukan, sinergi antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai narkotika di Kabupaten Pesisir Selatan,” tutup Hardi. (***)

Pos terkait