Mesum di Kos-kosan, Mahasiswa di Kota Padang Digerebek Warga

  • Whatsapp
Oplus_0

LINTASREPUBLIK.COM – Sepasang kekasih yang sedang di mabuk asmara, di gerebek warga di sebuah kos-kosan di kawasan Binuang, Kampuang Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin 03/6/2024 malam.

Warga yang geram melihat kelakuan pasangan itu dan langsung mengiringnya ke luar dari dalam kamar kos-kosan tersebut lalu menyerahkan kepada ketua RT setempat.

Bacaan Lainnya

Takut keduanya diamuk massa, karena warga semakin ramai, Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat lainnya menyerahkan pasangan yang dimabuk asmara tersebut ke Satpol PP Kota Padang untuk di amankan.

Hal itu dibenarkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Chandra Eka Putra, dirinya menyebut kedua pasangan itu telah diamankan oleh petugas Satpol PP.

“Mereka diduga melakukan perbuatan mesum di dalam kamar kos-kosan,” sebut Chandra.

Chandra menjelaskan, kedua pasangan yang berinisial R(19) laki-laki dan N(19) perempuan itu adalah warga luar kota padang yang berstatus sebagai mahasiswa di salah satu Universitas di Kota Padang.

“Dari keterangan tokoh masyarakat sekitar, R dan N ini juga sudah pernah di grebek warga di dalam kosan yang sama dan sudah di ingatkan dan di selesaikan secara ke kekeluargaan oleh tokoh masyarakat setempat dan R di suruh untuk pindah tetapi belum juga pindah, kedua pasangan ini kembali berulah dan membuat amarah warga sekitar semakin melonjak, menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, R bersama pasangannya diamankan ke Mako,” jelas Chandra.

Di tambahkan Chandra, Satpol PP akan memanggil ke dua orang tua atau pihak keluarga pasangan tersebut sebagai penjamin.

“Keduanya sudah bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk di data dan dimintai keteranganya lebih lanjut dan kita menyarankan kepada kedua pihak keluarga untuk segera menikahkannya,” tutur Chandra.

Chandra menghimbau, agar pemilik kos-kosan yang ada di Kota Padang lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap penghuni kosnya, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.

Chandra, juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh dan masyarakat setempat yang sudah ikut berperan aktif dalam menjaga Trantibum di wilayah tersebut. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan