Video Penggerebekan Warganya Beredar, Ini Kata Wali Nagari Sungai Nyalo Batang Kapas

  • Whatsapp
Ilustrasi Penggerebekan

LINTASREPUBLIK.COM – Sebuah video diduga penggerebekan warga Kampung Sungai Nyalo, Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan sempat beredar di media sosial.

Video yang di unggah oleh akun Instagram @Infopesisir selatan itu sudah ditonton ribuan netizen, hingga berita ini ditayangkan akun tersebut sudah menghilang dan tidak bisa di akses lagi.

Bacaan Lainnya
Foto link video tidak bisa diakses lagi di instagram @infopesisirselatan

Terkait viral nya video tersebut, Wali Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Ulil Amri, S.Sos.I, NL.P, Datuak Rajo Lenggang Nan Moedo membenarkan peristiwa penggerebekan itu, dirinya menyebut pasangan yang terlihat di video itu sudah meresahkan warga setempat.

“Wajar sebagai pemimpin di Nagari saya menggerebek mereka, sebab masyarakat sekitar sudah resah, dan masyarakat sudah beberapa kali melaporkan kepada saya, “sebut Ulil kepada lintasrepublik.com, Rabu 29/5/2024.

Dijelaskan Ulil, di dalam video itu, terekam seorang laki-laki tanpa baju dan menggunakan celana pendek bersama perempuan berpakaian coklat (Pakaian Dinas Pemda) mengelak saat digerebek di sebuah rumah di Kampung Sungai Nyalo.

“Rumah tersebut merupakan milik laki-laki (orang tua) yang ada di video tersebut bernama Isat, saat ini dia berstatus duda,” jelas Ulil.

Kemudian kata Ulil, perempuan yang ada di video itu bernama Rahmanila, merupakan istri sahnya secara undang-undang pernikahan.

Ulil menegaskan, dirinya sering mendapatkan laporan dari warganya terkait seringnya istrinya itu bertandang ke rumah laki-laki bernama Isat tersebut, berdasarkan laporan itu dirinya secara diam-diam melakukan pengintaian sehingga berhasil menggerebek istrinya itu bersama laki-laki bernama Isat tersebut yang berstatus bukan suami istri.

“Sudah sering dilihat masyarakat berdua-duaan di dalam rumah laki-laki tersebut, mereka berduaan tidak hanya siang hari saja, bahkan mereka berduaan hingga larut malam sampai pukul 12 malam baru pulang,” kata Ulil.

Diceritakan Ulil, peristiwa penggerebekan itu terjadi pada Senin (22/5), saat dirinya dapat informasi dari warga setempat yang melihat istrinya itu pergi ke rumah Isat masih menggunakan pakaian Dinas.

Dirinya menyayangkan, terkait oknum yang menyebarkan Video penggerebekan itu di media sosial Instagram yang menuliskan narasi menyudutkan dirinya tanpa mengetahui kejadian yang sebenarnya.

“Saya sangat menyayangkan pemilik akun yang menyebarkan video itu ke media sosial, apalagi ditambah dengan tulisan seolah-olah saya yang salah, padahal, tingkah laku mereka yang digerebek sudah meresahkan masyarakat sekitar. Kalau mau membuat berita kan bisa dikonfirmasi dulu dan jangan sepihak,” tutur Ulil.

Sementara itu, Wali Kampung Sungai Nyalo, Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Kecamatan Batang Kapas, Depi membenarkan terkait resah nya warga setempat ulah perbuatan istri Wali Nagari bersama dengan seorang laki-laki berstatus duda tersebut.

“Kalau yang merekam itu wali langsung saat penggerebekan, karena masyarakat sudah resah dan langsung melapor kepada wali nagari, dari informasi itu wali nagari turun ke lokasi dan langsung melakukan penggerebekan,” ucap Depi.

Kemudian, Ketua Pemuda Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Yendra menyebut, sebelum kejadian penggerebekan itu, dirinya bersama pemuda serta warga sudah memata-matai mereka, namun belum menemukan momen yang tepat untuk melakukan penggerebekan.

“Akan tetapi belum bertemu secara langsung dengan kita dan para pemuda, memang beberapa orang masyarakat juga ada yang melaporkan ke kita pemuda atas kejanggalan seringnya mereka berdua-duaan di dalam rumah hingga larut malam,” kata Yendra.

Selanjutnya, salah seorang tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua Bamus Nagari Sungai Nyalo IV Koto Mudiek, Rasmihaldi juga membenarkan peristiwa penggerebekan itu, menurutnya, warga sudah mulai resah melihat cara-cara dan pertemuan mereka hingga larut malam, karena mereka berdua bukan pasangan suami istri.

“Benar, masyarakat sudah sangat resah karena mereka berdua dan isu buruk sudah banyak beredar,” singkatnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan