Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Ayah dan Anak di Pesisir Selatan

  • Whatsapp
Foto : Pelaku penusukan bersama petugas

LINTASREPUBLIK.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berhasil menangkap pelaku bernama Kasian (72) yang melakukan penusukkan terhadap korban bernama Bakri (62) hingga tewas dan anak korban bernama Iwan (20) yang mengalami luka serius.

Peristiwa nahas itu terjadi di Kampung Koto Durian, Nagari Palangai Kaciak, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (27/5) sekira pukul 05.30 wib.

Bacaan Lainnya

“Ada dua orang korban dari penganiayaan yang dilakukan pelaku Kasian Ini, satu orang meninggal dunia akibat luka tusukkan dibagian perut dan satu orang lagi mengalami luka tusukkan di leher,” kata Kapolsek Ranah Pesisir AKP Dedy Arma, SH, MH, melalui keterangan tertulisnya dilansir website Polres Pessel, Senin 27/5/2024.

Dedy menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bernama Iwan pergi ke Sungai, kemudian dijalan korban bertemu dengan pelaku.

Lalu pelaku bertanya kepada korban tentang keberadaan ayah korban, namun korban menjawab tidak tahu keberadaan ayahnya.

“Tidak senang dengan jawaban korban, pelaku langsung mengatakan, kelakuan mu sama dengan bapak mu, dan pelaku langsung mengarahkan pisau ke perut korban, namun korban bisa menghindar,” jelas Dedy.

Korban langsung lari dan meminta tolong kepada ayahnya bernama Bakri (62), dan pelaku juga mengejar korban hingga ke samping rumahnya korban.

“Ayah Iwan yaitu Bakri panggilan Kuri (62) pun keluar dari rumah dan menghadang Kasian, kemudian Kasian pun menusuk perut Kuri dan Kasian pun mencoba mengejar Iwan di dalam rumah tersebut, namun Kasian terus dihadang oleh Kuri,” tutur Dedy.

Saat Iwan membuka kunci pintu depan rumahnya, Kasian menusuk leher sebelah kiri Iwan, meski telah ditusuk pisau, Iwan berhasil lari dan meminta bantuan masyarakat, sedangkan Kuri yang telah tertusuk pisau pun akhirnya tersungkur jatuh dihalaman rumah.

Dedy menyebut, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung melakukan olah TKP dan berhasil menangkap pelaku serta mengamankan barang bukti.

“Setelah di lakukan pengamanan TKP kedua korban kami evakuasi dan di bawa ke Puskesmas Balai Selasa untuk dilakukan pengobatan,” sebut Dedy.

Selanjutnya, korban atas nama Bakri meninggal dunia dan dibawa oleh pihak keluarganya kerumah duka, sementara Iwan mengalami luka berlobang bagian leher dan saat ini dilakukan pengobatan di Puskesmas Balai Selasa.

“Diduga penyebab peristiwa ini masalah ketidakpuasan pelaku terhadap korban yang menguasai tanah, dimana korban merupakan ipar pelaku, namun demikian proses hukum tetap akan dilakukan,” pungkas Dedy. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan