Surati Rektorat, HMI Cabang Padang Minta Audiensi Pasca Insiden Pencabutan Bendera Organisasi Dilingkungan Kampus Oleh BEM UBH

  • Whatsapp
Foto : Ilustrasi Bendera HMI

LINTASREPUBLIK.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang, mengirimkan surat ke Rektorat Universitas Bung Hatta (UBH), pasca insiden adu jotos dengan anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pertikaian itu buntut pencabutan bendera HMI di lingkungan Kampus tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Umum HMI Cabang Padang, Hamzah Fanzuri, ia mengatakan, surat yang dikirim ke pimpinan kampus UBH itu untuk minta audiensi.

Bacaan Lainnya

HMI, kata Hamzah, juga mempertanyakan peraturan terkait larangan organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) untuk berkegiatan di dalam kampus.

“Secara organisasi kami sudah berikan surat ke Rektor. Kami mempertanyakan apakah betul OKP tidak boleh masuk ke kampus, di UBH khususnya,” ujar Hamzah, seperti dikutip Langgam.id, Minggu 13/3/2022.

Hamzah menyebut, dalam aturan Pengawal Ideologi Bangsa (PIB) OKP boleh masuk di lingkungan kampus.

“Kami akan audiensi dengan pimpinan UBH terkait persoalan ini. Kalau memang iya (tidak boleh masuk), kenapa? Kalau tidak, tentu ada oknum yang bermain,” sebut Hamzah.

Dijelaskan Hamzah, pihaknya mengaku sangat kecewa dengan insiden pencabutan bendera oleh anggota BEM yang merupakan lambang organisasi tersebut. Apalagi, pasca pencabutan bendera terjadi kontak fisik.

“Nah emosi, terjadi kontak fisik orang (anggota) BEM dan kader HMI. Informasi, yang memulai (pukulan) dari BEM, Kami sebagai kader HMI tergores, kecewa, lambang kami dipermainkan seperti itu. Secara organisasi, struktural juga mempertanyakan ke pihak kampus,” jelas Hamzah.

Diketahui, bendera organisasi milik HMI Komisariat Fakultas Hukum itu dicabut anggota BEM saat mereka menggelar lapak baca. BEM UBH komplain dengan kegiatan yang digelar HMI, karena menurut mereka kegiatan itu tak berizin. Lalu, anggota BEM UBH mencabut bendera HMI yang terpasang, sehingga terjadilah pertikaian dan adu jotos tak terelakkan.

Insiden perkelahian tersebut terjadi pada hari Kamis, 10 Maret 2022. Saat diadakan lapak baca, Komisariat HMI UBH menancapkan bendera organisasinya.

Namun upaya itu ternyata tidak diterima BEM UBH. Dialog sempat berlangsung kedua organisasi Mahasiswa itu, namun ketika itu, salah seorang emosi dan langsung mencabut bendera HMI.

Keributan tak terelakkan dan sempat direkam hingga videonya beredar di media sosial, salah satunya di akun Instagram @hmibergerak. Dalam insiden itu, seorang kader HMI juga dilaporkan mengalami luka lebam. (***)

Tinggalkan Balasan