Geger! Warga Parak Kopi Kota Padang Temukan Jasad Pria Membusuk Disebuah Rumah

  • Whatsapp
Foto : Petugas saat evakuasi jasad korban

LINTASREPUBLIK.COM – Warga RT 01 RW 11 Kampung Pinang, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar) digegerkan dengan penemuan mayat yang telah membusuk di dalam rumahnya, Senin 31/1/2022.

Menurut RT setempat Mimi, identitas mayat tersebut bernama Yanto (50), ia pertama kali ditemukan sudah membusuk oleh adik iparnya.

Bacaan Lainnya

“Mayat Yanto diketahui sudah membusuk oleh adik iparnya, karena ia mengetahui ada bau busuk dari dalam rumahnya, kemudian ia memberitahukan hal tersebut ke warga, untuk memeriksa hal tersebut,” ucap Mimi.

Dijelaskan Mimi, Yanto tinggal satu rumah dengan adik iparnya tersebut, dengan kamar yang berbeda.

“Jadi Adik iparnya tersebut mengira bahwa bau busuk itu berasal dari bangkai tikus, namun setelah dicek ternyata bau busuk tersebut berasal dari arah kamar korban yang ternyata dalam keadaan terkunci dari dalam,” jelas Mimi.

Mimi menambahkan, jenazah Yanto ditemukan dalam keadaan terlentang dan telah membengkak diduga ia meninggal dunia sejak tiga hari yang lalu.

Menurut pedagang lontong dikawasan itu, ia melihat Yanto keluar rumah pada hari Kamis kemarin.

Kemudian Ketua Lembaga Permusyawaratan Masyarakat (LPM) setempat yang juga anggota Polri Dinas di Polda Sumbar Kompol Hery mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan sekira pukul 08.00 wib, dari Ketua RW setempat.

“Setelah mendapatkan laporan tersebut, kemudian petugas gabungan dari Inafis Polresta Padang, PMI, Aparatur Kelurahan, Tokoh masyarakat dan keluarga berupaya mengevakuasi jasad Yanto untuk dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar, proses evakuasi korban sedikit sulit karena kondisi jasad korban sudah membengkak, membusuk serta posisinya terlentang,” kata Hery.

Penyebab kematian korban Hery menyebut, diduga karena serangan jantung, karena dari keterangan keluarga korban diketahui mengidap penyakit tersebut.

“Untuk penyebab kematian pastinya masih sedang dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat Kepolisian, dan korban diperkirakan sudah meninggal 3 hari yang lalu,” tutur Hery. (***)

Tinggalkan Balasan