Polisi Selidiki Kasus Penemuan Bayi di Indrapura Kecamatan Pancung Soal

  • Whatsapp
Foto : Bayi (Digendong) yang ditemukan warga Indrapura

LINTASREPUBLIK.COM – Kepolisian Sektor (Polsek) Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan menyelidiki kasus bayi perempuan yang ditemukan warga diteras depan rumahnya.

Wakapolsek Pancung Soal IPTU Darmawangsa mengatakan, dugaan sementara bayi yang baru lahir itu sengaja dibuang, hingga saat ini pihaknya masih memburu siapa pelakunya.

Bacaan Lainnya

“Terkait siapa si pemilik bayi pasti kami lakukan penyelidikan apa modus sampai menelantarkan bayi tersebut, dan kami menghimbau kalau ada informasi yang berhubungan dengan kejadian ini silahkan hubungi kami atau datang ke Polsek Pancung Soal untuk proses selanjutnya,” ucap Darma Minggu 09/1/2022.

Menurut Darma, bayi tersebut ditemukan di teras depan rumah Warga Kampung Rawa Gemulau Kenagarian Simpang Lama Inderapura Kecamatan Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan pada Minggu (09/1) sekira pukul 03.00 Wib dini hari.

“Merasa curiga, hewan peliharaannya terus menggonggong, warga bernama Nurilas bangun bersama anaknya yang bernama Lidia dan melihat keluar rumah,” ungkap Darma.

Darma menambahkan, sesampai Nurilas dan anaknya dipintu depan rumah dan membukanya, ia lansung melihat seorang anak bayi tanpa pakaian dengan posisi terlentang berjenis kelamin perempuan.

“Akhirnya Nurilas dan anaknya membawa sang bayi kedalam rumah dan memberikan pakaian atau di bedung dan memberitahukan kepada suaminya selanjutnya diberi susu,” tutur Darma.

Mendapatkan informasi dari Pemerintah Nagari setempat, pihak Kecamatan dan Polsek mendatangi rumah keluarga penemu bayi tersebut dan membawanya ke Puskesmas Indrapura untuk dilakukan visum luar.

“Bayi dalam keadaan sehat dan tidak ada di temukan tanda-tanda kekerasan di tubuh sang bayi, untuk sementara di rawat di Puskesmas Inderapura menunggu konfirmasi selanjutnya dengan pihak Dinas Sosial Kabupaten Pesisir Selatan,” jelas Darma.

Darma menyebut, keluarga penemu bayi malang itu juga berkeinginan untuk merawat dan memeliharanya, namun pihak nya menyarankan agar keluarga tersebut berkoordinasi dulu dengan Dinas terkait.

“Kami sangat berterima kasih sekali kepada keluarga penemu bayi, karena cepat mengambil tindakan, tentu akan mengakibatkan tidak baik kalau lama diluar apalagi malam hari cuaca dingin, serta ke ikhlasannya untuk memelihara dan merawat bayi tersebut,” pungkas Darma. (***)

Tinggalkan Balasan