Peran Guru Adalah Terdepan Dalam Menciptakan Generasi Bangsa

  • Whatsapp
Foto : Martius, SH, SpN, Ketua Alumni Fakultas Hukum UBH angkatan 86 Periode 2021-2023

LINTASREPUBLIK.COM – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) jatuh pada hari Kamis 25 November 2021, Momen ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 76.

Penetapan ulang tahun PGRI sebagai Hari Guru Nasional dilakukan saat pemerintahan Presiden Soeharto melalui Keputusan Presiden RI Nomor 78 Tahun 1994, di dalamnya dimuat bahwa peringatan ini mengingat kedudukan dan peran penting guru dalam pembangunan nasional.

Bacaan Lainnya

“Terlebih lagi, kaitannya dengan perjuangan terhadap nasib dan masa depan guru, guru yang telah mendidik, membimbing anak-anak bangsa sehingga menjadi anak yang cerdas, disiplin dan berprestasi,” ucap Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta (UBH) angkatan 86, Martius, SH, SpN, kepada lintasrepublik.com Rabu, 24/11/2021.

Pria pemilik Martius Center MC 777 TRK yang juga merupakan anak seorang guru, sangat mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan yang diberikan oleh guru terhadap masa depan anak bangsa.

“Guru adalah orang yang berjasa dalam menciptakan generasi, kita mengenal guru adalah pahlawan tak dikenal, padahal betul-betul pahlawan, dalam kapsitas sebagai pencipta generasi untuk bangsa ini,” ungkap Martius.

Martius tidak menampik peran orang tua, Tokoh Adat dan Agama juga diperlukan untuk membangun karakter anak bangsa.

“Peran orang tua, Ninik Mamak, Tokoh Agama juga di perlukan dilingkungan masyarakat, pengawasan terhadap generasi muda sangat diperlukan, demi terciptanya karakter anak bangsa yang bermartabat,” jelas Martius.

Martius berharap seorang guru harus juga jadi contoh, baik bagi murid, keluarga dan masyarakat lingkungan tempat tinggalnya.

“Kita tidak ingin ada guru atau Kepala Sekolah berprilaku negatif dilingkungan masyarakat, jangan ada guru yang melanggar norma-norma Agama, Adat Istiadat, Sosial dan Etika, Selamat hari guru semoga selalu mengabdi kepada Negara, Bangsa dan Agama,” tutup Martius. (***)

Tinggalkan Balasan