Gelar Reses, Feby Rifli Dengarkan Keluhan Para Guru Ngaji Kecamatan Batang Kapas

  • Whatsapp
Foto Istimewa

LINTASREPUBLIK.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Feby Rifli, SH, Datuak Tan Batuah, menggelar kegiatan reses masa sidang ke III tahun anggaran 2021, bersama Guru, TPQ, RTQ dan MDTA se Kecamatan Batang Kapas, Minggu 3/10/2021.

Dalam kegiatan reses tersebut, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mendengarkan aspirasi, dari Guru TPQ, RTQ dan MDTA se Kecamatan Batang Kapas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lembaga Pendidikan Alqur’an (FKLPQ).

Bacaan Lainnya

Ketua FKLPQ Kecamatan Batang Kapas Bomil Hardion, S.Pd.I sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, ia mengatakan ini sangat bermanfaat bagi Guru TPQ, RTQ dan MDTA Kecamatan Batang Kapas.

“Terima kasih kepada bapak Feby Rifli yang telah memberikan ruang kepada kami guru ngaji untuk menyampaikan aspirasi, banyak dari kawan-kawan yang menyampaikan keluhannya, semoga bapak Feby Rifli mendengarkan dan memperjuangkan keluhan kami ini,” ucap Bomil.

Bomil berharap kedepannya, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPRD Kabupaten Pesisir Selatan itu, memperhatikan baik peningkatan kesejahteraan maupun peningkatan SDM guru ngaji Kecamatan Batang Kapas.

“Harapan saya sebagai ketua FKLPQ Kecamatan Batang Kapas, agar bapak Feby Rifli memfasilitasi kami melakukan pelatihan untuk peningkatan kualitas guru ngaji di Kecamatan Batang Kapas,” harap Bomil.

Sementara itu, Feby Rifli mengatakan, bahwa kegiatan reses tersebut ia laksanakan guna menyerap aspirasi dari masyarakat khusus dapilnya, yaitu dapil I yang meliputi Kecamatan IV jurai dan Kecamatan Batang Kapas.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul di gedung serbaguna ini, kegiatan reses ini dilakukan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat khususnya di dapil saya ini, dan segala aspirasi, baik itu keluhan dan hal-hal yang dibutuhkan masyakarat tentunya akan saya perjuangkan dengan maksimal,” ungkap Feby.

Feby menyebut, bahwa dalam kegiatan Reses tersebut dirinya akan memperjuangkan segala aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, namun tetap pada koridor skala prioritas.

“Muncul usulan agar guru ngaji lebih diperhatikan, karena tugas guru ngaji selama ini belum mendapat perhatian yang mamadai dari Pemerintah, aspirasi ini akan saya suarakan di DPRD Kabupaten Pesisir Selatan,” sebut Feby.

Feby juga mengatakan, bahwa dalam kegiatan reses kali ini, nantinya akan dimasukkan dalam penganggaran tahun 2023, karena kegiatan yang sudah dianggarkan untuk tahun 2022 tidak bisa diganti lagi.

“Nanti akan kita rapatkan lagi mana yang menjadi skala prioritas dan benar-benar yang paling dibutuhkan oleh masyarakat,” pungkas Feby. (***)

Tinggalkan Balasan