Kunjungi Objek Wisata di Pesisir Selatan, Kelompok Pengajian Annisa Provinsi Riau, Lakukan Koordinasi Dengan Martius Center

  • Whatsapp
Notaris Martius, SH. Pendiri Martius Center

LINTASREPUBLIK.COM – Kelompok Pengajian Annisa yang Merupakan Team PKK PT. Cevron Duri Provinsi Riau akan melakukan kunjungan ke beberapa objek wisata yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu 3/7/2021, sebelum berkunjung rombongan itu berkoordinasi dengan Martius Center.

Hal itu disampaikan oleh Notaris Martius yang merupakan pendiri Martius Center kepada lintasrepublik.com, melalui sambungan Whatsapp, Kamis 1/7/2021.

Bacaan Lainnya

“Nanti ada kunjungan Wisata Religi oleh kelompok Pengajian Annisa yg merupakan team PKK PT. Cevron dari Duri Pekan Baru Riau,” ucap Martius.

Rombongan yang dipimpin oleh Nelwetis Alumni SMA Padang Panjang itu, akan mengunjungi dua tempat Wisata dan rombongan itu juga akan mengunjungi Pusat Pengendalian Operasional (PPO) Martius Center di Pasar Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisi Selatan.

“Rombongan itu nantinya akan mengunjungi Objek Wisata Masjid Terapung Samudera Illahi di Painan, Konservasi Penyu di Ampiang Parak Kecamatan Sutera, dan terakhir ke Pusat Pengendlian Operasional Martius Center di Kambang,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini banyak wisatawan luar yang berkunjung ke Pesisir Selatan itu tidak terlepas dari media yang selalu mempromosikan objek wisata tersebut dan akan membawa berkah bagi para pelaku usaha kuliner daerah setempat.

“Hal ini dampak positif  promosi di Media dan hubungan relasi dari Provinsi tetangga, kemudian akan membawa berkah bagi pelaku usaha kuliner lokal Pesisir Selatan,” terangnya.

Ia berpesan kepada para pelaku Wisata dan Pelaku Kuliner Lokal agar selalu menjaga standarisasi harga, Jangan sampai wisatawan merasa tertipu, kemudian jagalah bahasa yang baik dan sopan agar mereka nyaman berkunjung ke Pesisir Selatan.

“Seratus kebaikan yang kita kerjakan akan ternoda oleh satu hal keburukan, karena satu keburukan ini yang akan diingat terus oleh wisatawan, andai kita menjual barang-barang disini, jangan sampai orang merasa tertipu, harus ada standarisasi harga, dan gunakanlah bahasa yang sopan sehingga siapapun yang berkunjung ke Pesisir Selatan menjadi nyaman,” tutupnya. (***)

Tinggalkan Balasan