Ali Defrianto, A.Ma, Pilihan Yang Tepat di Pilwana Koto Nan Duo IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas

  • Whatsapp
ALI DEFRIANTO, A.Ma, CALON WALI NAGARI KOTO NAN DUO IV KOTO HILIE

LINTASREPUBLIK.COM – Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak se Kabupaten Pesisir Selatan akan digelar Selasa 8 Juni 2021 mendatang, sebanyak 31 Nagari ikut dalam pesta akbar tersebut, salah satunya Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas.

Sebanyak lima orang Calon Wali Nagari yang berasal dari berbagai profesi yang ikut bertarung dalam kontes Pilwana itu, termasuk Ali Defrianto, A.Ma.

Bacaan Lainnya

Pria yang menjabat sebagai Ketua Komite SMAN 1 Batang Kapas itu, setiap harinya menerima keluhan dari warga, terkait kesenjangan kesejahteraan selama ini, dari situ muncul lah niat baginya untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin Nagari itu.

Anto, ia biasa dipanggil oleh teman-temannya, adalah sosok yang Santun, Ramah, Agamais, dan Berakhlak, memiliki jiwa kepemimpinan yang visioner, dan ingin menjadikan Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie maju dan sejahtera.

“Saya maju mencalonkan jadi Wali Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie ini, semata-mata hanya untuk membangun kampung ini lebih maju, lebih baik lagi, lebih Rancak dan dapat lebih menekan lagi angka kemiskinan”, ucapnya kepada lintasrepublik.com, Minggu 6/6/2021.

Pria yang memiliki semboyan Masyarakat Bergerak Nagari Rancak itu, juga mengajak para tokoh dan masyarakat Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie untuk bersama-sama membangun demi kebaikan dan kesejahteraan warga setempat.

“Saya mengajak, mari kita bangun Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie ini bersama-sama, demi kesejahteraan dan kehidupan yang layak bagi masyarakatat kita”, terangnya.

Ia meyebut segala usaha telah ia laksanakan semaksimal mungkin, saat ini ia berserah diri kepada yang Maha Kuasa, jika ia ditakdirkan memimpin Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie, ia akan memimpin Nagari itu dengan segala kemampuan yang ia miliki.

“Saat ini tergantung kepada masyarakat Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie, dalam memberikan hak pilihnya, karena pilihan pada tanggal 8 Juni 2021 itu akan menentukan nasib Nagari ini untuk 6 tahun kedepannya, jika salah memilih peminpin hancurlah, jika pilihan itu tepat maka majulah Nagari ini”, tutupnya. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *