Kurangnya Fasilitas Penunjang, Pantai Suta Ditinggalkan Pengunjung

  • Whatsapp
Kondisi Pantai Suta Saat Ini

LINTASREPUBLIK.COM – Salah satu tempat Wisata di Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan, kini semakin meredup, padahal beberapa waktu yang lalu sempat menjadi tempat Wisata favorit bagi masyarakat sekitar, namun kini hanya menjadi sebuah cerita, dikarenakan pengelolaannya kurang dapat perhatian dari Pemerintah setempat.

Sebut saja Pantai Sungai Tawa (Suta), salah satu Potensi tempat Wisata di Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan, yang tidak dimaksimalkan keberadaanya oleh Pemerintah Nagari setempat, padahal keindahan pantai itu sudah tersebar kemana-mana.

Bacaan Lainnya

Hasil pantauan lintasrepublik.com, Sabtu (1/5), di sekitar lokasi pantai masih berdiri kokoh pondok-pondok tempat dagangan, namun tidak ada lagi pedagang yang memajang barang dagangannya di lokasi itu, karena sejak beberapa bulan yang lalu Pantai Suta tidak ada lagi pengunjungnya.

Salah seorang pemuda setempat, Salmil Asfari menyebutkan, kurangnya minat pengunjung Pantai Suta dikarena kurangnya fasilitas penunjang, sehingga banyak pengunjung yang merasa kecewa.

“Banyak pengunjung yang kecewa tidak tersedianya WC umum dan tempat Shalat, serta fasilitas penunjang lainnya”, ucap Syamil.

Ia menambahkan, pemuda sudah mengusulkan kepada Pemerintah Nagari setempat ketika RENBUG Tingkat Kampung dan Musrembang tingkat Kenagarian, namun tidak pernah digubris bahkan seluruh usulan untuk kebaikan Pantai Suta itu dicoret.

“Saya, Ketua Pemuda dan beberapa utusan Pemuda IPKP dan Pengurus Pokdarwis Pantai Suta sudah mengusulkan saat Musrembang, namun semua usulan itu dicoret, ini tandanya Pemerintah Nagari tidak ada punya niat untuk kebaikan Pantai Suta”, jelasnya.
Menurutnya ketika Pantai Suta ramai pengunjung beberapa waktu yang lalu, segala fasilitas yang ada di Pantai Suta adalah Swadaya Pemuda, dan sumbangan dari para perantau.

“Pembuatan Rakit, tempat swafoto dan pondok-pondok tempat santai, semuanya swadaya Pemuda dan sumbangan dari para perantau”, sebutnya.

Ia berharap semoga di Pilwana nanti, akan terpilih Wali Nagari yang betul-betul ingin memajukan dan bisa mengembangkan segala potensi wisata yang ada di Nagari Koto Nan Duo IV Koto Hilie.

“Harapan kami di Pilwana nanti semoga akan terpilih Wali Nagari yang bisa mengembangkan segala potensi tempat wisata di wilayah ini salah satunya Pantai Suta, karena tanpa bantuan pemerintah rasanya sulit untuk mengembangkan tempat wisata itu”, pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan