Kejaksaan Negeri Padang Tindaklanjuti, Dugaan Penyelewengan Dana Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) Satuan Tugas Covid-19 Kota Padang

  • Whatsapp
Kejaksaan Negeri Kota Padang

LINTASREPUBLIK.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang telah menindaklanjuti pengaduan dari masyarakat terkait dugaan penyelewengan dana insentif bagi tenaga kesehatan (nakes), satuan tugas covid 19, Kota Padang Sumatera Barat.

Kepala Kejari Padang Ranu Subroto didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Padang Therry Gutama membenarkan nya, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan dan sedang mengumpulkan alat bukti.

Bacaan Lainnya

“Memang benar kami sedang memproses persoalan tersebut untuk menindaklanjuti laporan yang diterima dari masyarakat,” kata Kajari.

Dia mengatakan saat ini pihaknya telah memanggil sejumlah pihak yang terkait, apakah persoalan ini mempunyai unsur pidana atau tidak.

“Jadi sekarang belum bisa disebutkan kalau persoalan ini masuk ranah pidana atau pun korupsi karena masih dalam pulbaket,” ucapnya.

Menurut nya tindakan yang dilakukan oleh Kejari Kota Padang adalah murni persoalan hukum dan tetap akan mengedepankan asas praduga tidak bersalah, saat ini pihaknya telah memintai keterangan sejumlah orang yang terkait dengan persolan tersebut.

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Provinsi Sumatera Barat, Ferimulyani Hamid mengatakan, pihaknya telah melakukan pencairan insentif sesuai dengan ketentuan yang ada, dia membantah atas tuduhan telah memotong dan melakukan penyelewengan dana insentif nakes tersebut.

“Kami telah mengikuti mekanismenya sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkes, insentif didapatkan oleh yang bekerja dan semakin banyak kerja maka makin banyak insentifnya,” ucap Ferimulyani.

Ia menegaskan bahwa dana insentif tersebut turun secara bertahap dari pusat di cairkan melalui APBD Kota Padang.

“Semuanya sudah dilakukan sesuai mekanisme keuangan daerah serta ketentuan dari pusat,” jelasnya.

Dia menghimbau kepada seluruh tenaga kesehatan di kota padang, jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang sedang berkembang, tetap fokus dalam melaksanakan setiap pekerjaan, apalagi dalam penanganan pasien Covid-19. (YR)

Tinggalkan Balasan