Ayah Bejat di Payakumbuh Sumatera Barat, Tega Rudapaksa Anak Tirinya Sebanyak 3 Kali

  • Whatsapp
Ilustrasi Pemerkosaan

LINTASREPUBLIK.COM – Entah apa yang merasuki SM (55), sehingga Warga Kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh Sumatera Barat ini tega merudapaksa anak tirinya yang berusia 15 tahun sebanyak tiga kali dengan mengancam akan memukul korban jika melapor.

Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Rosidi mengatakan, pria bejat itu di ringkus Polisi setelah mendapatkan laporan dari korban dan ibunya.

Bacaan Lainnya

“Pelaku saat ini telah kita amankan di Mapolres Payakumbuh untuk kita periksa lebih lanjut,” ucap Rosidi, Kamis 11/3/2021.

Kemudian dia menambahkan, peristiwa ini terungkap setelah perbuatan pelaku di ketahui oleh kakak kandung korban, kemudian kakak kandung korban tersebut menceritakan kelakuan ayah tiri nya itu ke ibunya.

“Kakak kandungnya ini yang menceritakan ke ibunya bahwa adiknya dicabuli oleh ayah tirinya,” kata Rosidi.

Tidak terima anaknya di cabuli akhirnya ibu korban melaporkan perbuatan suaminya itu ke Polres Payakumbuh, laporan tersebut teregistrasi dengan nomor : LP/K/55/III/2021/Res tanggal 1 Maret 2021.

“Berdasarkan laporan itu, kita langsung menangkap pelaku di kediamannya, Senin (8/3/2021), pelaku kita amankan ketika sedang tidur,” terang Rosidi.

Kepada Polisi pelaku mengaku melakukan perbuatan bejatnya itu saat rumah sedang sepi, saat melakukan aksinya ia hanya masuk kedalam kamar dan langsung menindih dan membekap mulut korban.

“Di dalam kamar, pelaku ini menindih tubuh korban dan menutup mulut korban dengan tangan, setelah itu, pelaku membuka paksa baju korban dan meraba-raba bagian vital korban,” jelas Rosidi.

Ia juga mengakui telah melakukan aksinya itu sebanyak tiga kali, setelah melakukan aksinya pelaku memberikan sejumlah uang kepada korban, dan mengancam akan memukul jika korban melaporkan aksinya itu kepada ibunya.

“Korban ini diberi uang Rp20.000 setelah dia beraksi, dia juga mengancam akan memukul korban jika menceritakannya ke ibunya,” tutup Rosidi. (***)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan