Diduga Menjalin Asmara Terlarang, Seorang Oknum Pejabat di Grebek Warga di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat

  • Whatsapp
Oknum Pejabat di Grebek Warga di Padang Panjang

LINTASREPUBLIK.COM – Diduga menjalin asmara terlarang, seorang oknum pejabat Kota Padang Panjang, berinisial MW digerebek warga Kelurahan Ganting Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang Sumatera Barat, Kamis 28/1/2021.

Oknum pejabat yang bekerja disalah satu instansi di ruang lingkup Pemerintah Kota Padang Panjang ini di ketahui telah memiliki istri sah, namun yang bersangkutan justru menjalin asmara dengan perempuan berinisial EF (46) yang merupakan janda beranak 4 (Empat).

Bacaan Lainnya

Ketua RT setempat Silnovia mengatakan, penggerebekan oknum pejabat tersebut dilakukan, karena MW bersama EF diketahui bukan pasangan suami istri yang sah, MW sering berkunjung ke rumah EF, dan menjadi sorotan warga sekitar, namun ketika dilakukan penggerebekan mereka mengeluarkan surat nikah sirih.

“Saat kami datangi ternyata dirumah EF ada laki-laki yang diakui sebagai suami sah nya, setelah saya tanya soal surat pernikahannya, mereka melihatkan bukti surat pernikahan sirihnya”, kata Silnovia.

Lebih lanjut dia menambahkan, selama ini EF tidak pernah melapor ke Ketua RT jika dia telah punya suami sirih, karena warga stempat tahunya suami EF sudah meninggal dunia, dan warga selama ini tidak tahu kalau EF sudah punya suami baru.

“Saya dan warga tahu nya EF belum bersuami lagi setelah suaminya meninggal dunia dan EF pun tidak pernah melapor ke ketua RT jika ia telah nikah siri, ini yang memicu warga mendatangi rumah EF” Jelasnya

Maka nya ketika pasangan tersebut mengeluarkan surat nikah sirih warga tidak percaya dengan keaslian surat nikah sirih tersebut, untuk itu pasangan tersebut di suruh oleh warga untuk membuat surat pernyataan tentang keaslian surat nikah sirih nya tersebut.

“Malam itu juga EF dan MW membuat surat pernyataan diatas materai soal keabsahan  surat nikah sirih dimaksud, bilamana nanti ternyata tidak absah, mereka itu siap menerima konsekuensi hukum”, ucapnya.

Kemudian dia menambahkan ketika ditanya terkait pernikahannya MW berkilah, karena dengan kesibukan nya dia tidak sempat untuk melapor prihal pernikahan nya tersebut kepada ketua RT setempat.

“Sebenarnya saya ingin melapor soal status saya yang sudah nikah sirih dengan EF ke ketua RT, namun karena kesibukan kerja, saya belum juga sempat melapor, kata MW seperti yang ditirukan oleh Silnovia”, sambil menutup pembicaraan. (YR)

 

Tinggalkan Balasan