Staf Ahli Utama Kantor Staf Presiden : Presiden Jokowi Dipastikan Bakal Melakukan Perombakan Kabinet

  • Whatsapp
Kabinet Indonesia Maju

JAKARTA, LINTASREPUBLIK.COM
Kepastian akan adanya reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju, terjawab sudah, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahrial Adian mengatakan, Presiden Joko Widodo di pastikan bakal melakukan perombakan Kabinet, namun kapan waktu nya belum bisa dia pastikan.

“Saya hanya bisa katakan segera,” ucap Donny, seperti di lansir kanal berita Kompas, Selasa (22/12/2020).

Bacaan Lainnya

Doni mengakui bahwa beberapa nama akan di panggil nanti nya ke istana untuk bertemu dengan Presiden, namun dia juga tidak bisa memastikan kapan waktu nya.

“Kita lihat saja bisa hari ini (Selasa), bisa besok (Rabu), kita kan tidak bisa sampaikan, ada protokolnya, bersabar saja, tunggu Pak Presiden, yang jelas, siapa pun yang nanti duduk adalah putra-putri terbaik Republik ini dan punya integritas, itu yang paling penting,” katanya.

Saat ini isu perombakan Kabinet Indonesia Maju, semakin santer di beritakan untuk dilakukan perombakan, karena ada dua pos Menteri yang saat ini dalam keadaan kosong, sebab dua orang Menteri tersebut di cokok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan saat ini dalam penahanan, Selain dua kursi Menteri tersebut, Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan di beberpa pos Menteri lainnya.

Kemudian muncul beberapa nama untuk mengisi Post Menteri yang kosong tersebut salah satu nya yang santer di kaitkan adalah nama Mantan Calon Wakil Presiden Republik Indonesi, Sandiaga Uno, yang dikabarkan akan mingisi pos menteri di kabinet Indonesia Maju.

Saat di konfirmasi media juru bicara Sandiaga Uno, Kawendra Lukistian, mengatakan pihaknya saat ini hanya berfokus pada kebaikan bangsa. “Biarkan pak Presiden menggunakan hak prerogratifnya untuk memilih putra-putri terbaik negeri ini untuk menempati posisi yang tepat,” ucap nya.

Selain nama Sandiaga Uno, nama Walikota Surabaya juga di isukan akan mengisi post Menteri di Kabinet Indonesia Maju, saat di konfirmasi media, Risma pun mengaku siap bila di suruh oleh Megawati Soekarnoputri, untuk mengisi jabatan tersebut.

“Kalau saya mendapat perintah dari Bu Mega, ‘Bu Risma kamu jalan’, aku baru jalan. Tapi bukan aku yang minta. Kalau aku yang ingin aku takut itu, karena sekian juta warga tergantung pada kita” ucap Risma

Kemudian isu yang berkembang bahwa reshuffle akan dilakukan pada Hari Rabu (Pon), tanggal 23 Desember 2020, Karena selama enam tahun Pemerintahan nya, Presiden Joko widodo beberapa kali merombak kabinet bertepatan dengan Hari Rabu Pon. (YR)

Tinggalkan Balasan